Rumah
adalah tempat berlindung dan merupakan kebutuhan
yang primer bagi umat manusia. Sekarang banyak
sekali tipe-tipe rumah yang dibangun dengan model
atau konsep yang berbeda-beda. Dan begitu juga
yang tawaran dari setiap property dengan konsep
beragam dalam setiap tipe rumah yang ditawarkan.
Di zaman sekarang dimana segala serba mahal, jadi
mulailah menghemat dari segala segi. Begitu juga
banyak sekali pakar arsitek merancang rumah yang
berkonsep pencahayaan langsung dari luar rumah,
ini sangat baik karena baik buat kesehatan dan
juga menghemat listrik atau hemat energy. Jadi
ada beberapa tips yang baik bila anda memilih
sebuah rumah atau membangun rumah yang bisa hemat
energy, Yaitu :
* Pertama pilih letak kondisi tanah rumah yang
berhadapan langsung kearah matahari, alangkah
baiknya karena menunjang segalanya.
*
Pilihlah rumah atau membangun yang sekelilingnya
mempunyai jendela yang bisa masuk udara dan cahaya
matahari kedalam rumah, karena itu baik buat kesehatan
dan juga sirkulasi udara yang keluar masuk.
*
Dan buatlah cahaya melalui atap rumah, dengan
membuat atap yang dari kaca atau plastic yang
cahaya tembus kedalam rumah sehingga dapat menerangi
pencahaya dalam rumah ini bisa mengurangi pemakaian
listrik anda.
* Begitu juga setiap ruang kamar tidur ataupun
ruang dapur, karena pencahayaan diruang tersebut
amat penting, buat serkulasi udara yang berganti
setiap harinya dan juga hemat dari pengunanan
listrik dari pemakaian AC juga.
*
Bangunlah ruangan yang tidak banyak sekat-sekat,
sehingga tembusan cahaya dapat masuk kesetiap
ruangan rumah tersebut.
Tips
Membangun Home Theater Dirumah
Meskipun
speaker home theater sangat hebat dalam meningkatkan
kualitas suara dari film atau musik, speaker tersebut
dapat juga merusak penampilan dari dekorasi ruangan
home theatre, terutama adalah merusak penampilan
dari dinding ruangan. Oleh karenanya dibutuhkan
ide-ide kreatif untuk menata penampilan speaker
agar terlihat lebih inovatif, sehingga speaker
didalam ruangan home theater anda terlihat lebih
berbeda dari sekedar “kotak hitam”
yang menempel di dinding ruangan anda.
Jika
anda menggunakan kombinasi speaker berukuran kecil,
anda bisa menyamarkan warnanya dengan warna dinding
ruangan anda. Tentunya ini akan sangat membatasi
pilihan dekorasi anda, tapi jika anda menyukai
ide penggunaaan dinding berwarna putih, hitam
atau abu-abu, maka ide ini akan sangat berguna.
Cukup potong beberapa bagian plywood (kayu lapis)
dengan ukuran kira-kira sama dengan ukuran speaker,
nantinya plywood tersebut akan digunakan sebagai
alas/dudukan untuk meletakkan speaker. Pasang
beberapa balok kayu berukuran kecil sebagai penguat
dibagian dinding yang akan dipasangi plywood untuk
dudukan speaker, kemudian pasang rak/dudukan speaker
dari plywood tersebut ke balok kayu dengan menggunakan
sekrup. Langkah selanjutnya, cat dinding, rak/dudukan
speaker dan sesuaikan warnanya dengan warna speaker
anda.
Anda
dapat menggunakan decorative wall sconce (tungkai
berukir) yang berukiran indah untuk memegang speaker-speaker
anda. Wall sconce tersedia dalam banyak ukuran,
bentuk dan model. Anda bisa mencari plaster sconce
atau sconce kayu dengan berbagai detail/ukiran
dan berbagai lekukan-lekukan. Anda bisa mencari
atau memesan sconce dengan bentuk yang antik,
misalnya sconce dengan motif/ukiran daun acanthus.
Anda juga bisa menggunakan sconce dari kayu Ebony
yang diukir dengan motif ukiran ala Afrika. Atau
anda juga bisa menggunakan sconce yang diukir
dengan motif flora. Pemilihan sconce yg tepat
akan menghilangkan kesan membosankan pada speaker
anda, penampilan speaker anda akan menjadi lebih
dari sebuah “kotak kayu” berukuran
persegi
Jika
mau, anda bisa menyembunyikan speaker-speaker
home theater tersebut. Letakkan speaker tersebut
didalam panel dinding ruangan dengan cara membuat
lubang pada dinding dengan ukuran yang sama dengan
ukuran speaker-speaker tersebut. Pasang sebuah
rak atau papan kecil diantara panel dinding untuk
meletakkan dan menahan speaker-speaker tersebut.
Kemudian gantung sebuah lukisan dari kain kanvas
berukuran besar untuk melapis dan menutupi speaker-speaker
tersebut. Jika ingin, anda bisa menambahkan bingkai
dari kayu disekitar lukisan kanvas tersebut agar
terlihat lebih artistik. Gunakan bingkai kayu
tanpa kaca, karena fungsi bingkai kayu tersebut
adalah merapikan dan memperkokoh posisi lukisan
dari kain kanvas dan speaker yang ada dibaliknya
Jika anda berhasil membuatnya maka anda memiliki
sebuah benda seni sekaligus juga speaker dibalik
kanvas lukisan itu. Anda juga bisa menyembunyikan
speaker-speaker tersebut dengan membeli standing
vase/pot bunga yang tinggi atau vase gantung,
kemudian letakkan speaker-speaker tersebut diantara
rerimbunan bunganya. Tapi pastikan pot bunga tersebut
tidak tersiram oleh air.
Anda
juga dapat memajang konfigurasi speaker-speaker
anda dengan meletakkannya pada rak yang digantung
didinding. Berbagai macam bentuk rak dinding dapat
anda beli atau anda buat sendiri. Mulai dari yang
terbuat dari potongan kaca yg sederhana, kaca
yang disusun sedemikian rupa, atau bentukan balok
segi empat pada dinding.
Cara
lain yang juga bisa digunakan untuk membuat rak
inovatif bagi speaker anda adalah menjadikan rak
tersebut sebagai bagian dari elemen dekorasi.
Letakkan rak tersebut didinding ruangan, tata
sedemikian rupa posisi rak tersebut, misalnya
diantara patung-patung, gambar/lukisan, dan frame
lukisan kosong. Bahkan jika anda mau, anda bisa
meletakkan rak gantung/rak dinding tersebut didalam
area frame lukisan yang kosong. Bisa juga anda
membuat beberapa rak, kemudian atur posisi rak
yang akan anda gunakan untuk meletakkan/dudukan
speaker diantara rak-rak yang lain.
Gunakan
rak dinding yang berbahan dasar kayu, atau rak
kayu yang dilapisi oleh kulit berwarna gelap,
atau rak yang terbuat dari metal/logam untuk memajang
speaker anda. Jika ini telah anda lakukan dengan
benar, maka anda benar-benar telah menyamarkan
speaker-speaker tersebut. Jangankan orang lain..bahkan
anda sendiripun akan mengalami kesulitan untuk
menentukan yang manakah speaker diantara elemen
dekorasi di dinding tersebut.