bagi
teman-teman yang ingin membangun rumah, berikut
ini tips-tips yang diambil dari berbagai sumber.
Mudah-mudahan berguna buat teman-teman jika nanti
akan membangun rumah.
1. Jika ingin menghemat dana, lebih baik rencanakan
gambar desain rumah sendiri dengan istri/suami
anda. Ada banyak software desain yang bisa anda
gunakan. Misalnya Microsoft Visio Technical (ini
yang saya gunakan karena lebih user friendly),
kalau lebih menguasai bisa menggunakan AutoCAD.
Menggunakan Visio sebenarnya sudah cukup, tinggal
nanti bagaimana menjelaskan gambar tersebut ke
tukang/kontraktor yang akan mengerjakan rumah
tersebut.
2.
Gambar dan rencana desain di musyawarahkan terlebih
dahulu bersama suami/istri dan kalau perlu dengan
orangtua/mertua dan tukang. Ini berkaitan agar
dapat pemanfaatan lahan dan penataan ruangan yang
baik. Ini sangat penting dalam membuat rumah baru,
karena konsep setiap orang bisa berbeda-beda,
lebih baik di diskusikan bersama.
3. Pilih dan cari tukang/kontraktor yang baik,
kalau bisa sudah mengenalnya lebih dahulu atau
sudah pernah melihatnya bekerja. Ini sangat penting
karena berkaitan dengan kualitas pekerjaan rumah
tersebut. Karena rumah yang ingin ditempati tentu
ingin awet dan bertahan lama. Kredibilitas tukang/kontraktor
juga penting. Jangan sampai salah pilih dan menyesal
dikemudian hari.
4.
Buat surat perjanjian diatas kertas tentang pengerjaan
rumah tersebut dengan tukang/kontraktor. Ini penting
menyangkut hak dan kewajiban masing-masing pihak.
Ada beberapa jenis kontrak, ada yang kontrak per
meter bangunan (borongan material dan upah), ada
yang per meter upah (borongan upah) dan lain lain.
Gunakan yang paling cocok dengan anda.
5. Jika ingin mulai membangun, silahkan urus IMB
(Izin Mendirikan Bangunan) jika anda belum mempunyainya.
Perlu juga direncanakan mendaftar listrik dan
membuat sumur/bor ketika memulai membangun.
6.
Rencanakan dana anda semaksimal mungkin. Maksudnya
bukan menggunakan dana semaksimal mungkin tapi
manfaatkan dana yang ada sebaik mungkin. Barang
dan bahan material untuk membangun berbeda-beda
jenis dan kualitasnya. Disinilah anda perlu selektif
dalam membeli dan menggunakan barang yang ada
di pasaran. Jika dana tidak terbatas ini tentu
tidak menjadi masasalah. Kalau saya ini sangat
menjadi perhatian, karena dana yang kami miliki
sangat terbatas. Bisa membangun sampai berdiri
saja kami sudah sangat bersyukur, meski masih
banyak yang tertunda penyelesaiannya disana sini.
7. Pilih tempat membeli barang atau material yang
bagus dan murah. Setiap penjual tentu memiliki
harga yang berbeda-beda. Anda tinggal cari yang
cocok dengan kantong.
8.
Jika anda meminta barang diantar ke rumah, silahkan
di prediksi waktu pengirimannya. Terkadang waktu
pengiriman terjadi keterlambatan, hal ini dapat
menyebabkan material tersebut tidak dapat dikerjakan
oleh tukang sehingga waktu pengerjaan rumah menjadi
tertunda. Kalau bisa, barang dan material sudah
disiapkan satu atau dua hari sebelum tukang mengerjakannya.
Tips
menjual rumah tanpa perantara
Ketika anda harus/ingin menjual rumah anda, sendiri
tanpa menggunakan seorang agen properti. Ada beberapa
tips yang dibutuhkan oleh anda diantaranya :
1. Pasang papan tanda dijual
Untuk menjual rumah anda, anda harus melakukan
promosi agar rumah anda diketahui sedang dijual.
Cara mudah adalah dengan memasang papan tanda
dijual di depan rumah atau dengan memasang spanduk
di depan rumah anda. Gunakan papan dan bertulisan
yang jelas, dan mudah dibaca, agar orang yang
sedang berkendaraan melintas bisa terlihat dengan
jelas.
2.
Pasang iklan di koran lokal
Anda harus rajin memasang iklan di koran lokal
yang terkenal di daerah anda, secara rutin biasanya
hari jumat,sabtu, dan minggu. Kenapa hari tersebut
biasanya orang yang akan mencari rumah akan melihat
koran pada hari tersebut. “Mahal”
mungkin pikiran anda, masa sich mau jualan harga
rumah jutaan pasang iklan gak mau? mana mau cepat
laku….
3. Handphone selalu aktif
Bagi anda yang sudah melaksanakan dua tip diatas.
Aktifkan selalu handphone anda, karena setiap
saat calon pembeli pasti menanyakan rumah anda.
Anda harus bisa mendeskripsikan rumah anda saat
ditelepon mulai dari luas tanah dan luas bangunannya,
fasilitas dan keunggulan lainnya.
4.
Bersihkan rumah anda
Ketika ada pelanggan menelepon, ajak calon pembeli
untuk melihat rumah. Yang sebelumnya tentu sudah
anda bersih dan rapihkan. Semprot pewangi, jauhkan
anak kecil, ajak calon pembeli keliling rumah.
Terangkan keunggulan rumah anda. Jika pelanggan
terus mengangguk, iya, iya…. biasanya bukan
pembeli serius. Tapi jika pelanggan suka dan ada
komplain-komplain kecil biasanya ini merupakan
pembeli serius. Catat nomor handphone mereka jangan
sampai lupa! susah payah anda berpromosi anda
harus mencatat ….ingat… calon pembeli
yang datang berarti mereka benar-benar sedang
mencari rumah. Dan kemungkinan bisa membeli rumah
anda.